Cara Mengajarkan Anak Bahasa Asing Bagian 2

Ambil Les Privat Atau Kursus

sat-jakarta.com – Bila Mama Papa atau salah satu orangtua memiliki kemampuan berbahasa internasional yang baik, misalnya bahasa Inggris, Prancis, Mandarin, Arab, maka langsung saja mengajarkannya pada si buah hati. Mulailah dengan pengenalan kosakata, seperti salam atau nama benda-benda yang ada di rumah. Tetapi jika Mama Papa atau keluarga lain di rumah tidak bisa berbahasa asing dengan baik, mohon tidak memaksakan diri mengajari anak, karena dikhawatirkan struktur bahasa keduanya ini menjadi kacau dan ia akan “bingung” bahasa. Bagaimana mengatasinya?

Mudah saja! Mama Papa bisa menyiasati dengan memanggil guru privat ke rumah sehingga si buah hati mendapatkan pengajaran bahasa asing dengan benar. Pilih guru privat yang tepat, memahami perkembangan anak, juga memiliki metode pengajaran yang bagus. Atau, bisa juga memasukkan anak ke pre-school yang menggunakan bahasa pengantar bahasa internasional. Tentu perhatikan persyaratannya, seperti background guru disekolah itu, apa betul mereka bisa berbahasa Inggris, Mandarin, dan sebagainya dengan benar. Soalnya, banyak juga guru yang kemampuan bahasa asingnya pas-pasan, bukan? Jadi cermatlah memilih sekolah anak.

Selain itu, Mama Papa bisa memasukkan anak ke tempat les atau kursus bahasa asing sehingga ia bisa mempraktikkannya dengan lebih baik dan tepat. Tentu Mama Papa harus memerhatikan usia dan kemauan anak, mulai usia 3 tahun ke atas, misalnya. Pilih tempat les bahasa yang tepat agar proses belajarnya tepat.

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jika Mama Papa hendak mengursuskan si buah hati.

  • Metode mengajar balita tentu berbeda dari metode mengajar anak SD. Pada balita lebih banyak sambil bermain dan bernyanyi. Gurunya pun harus mengucapkan kalimat dengan lebih perlahan dan jelas.
  • Tenaga pengajarnya memiliki sertifkasi mengajar dan memahami perkembangan psikologis balita. Bila native speaker, perhatikan apakah ia memang benar-benar guru bahasa, bukan seorang turis yang mencari biaya tambahan dengan mengajarkan bahasanya.
  • Lokasi kursus sebaiknya tidak terlalu jauh dari rumah. Jika jaraknya terlalu jauh akan membuat anak lelah di jalan sehingga mengganggu aktivitas belajarnya.
  • Pilihkan waktu kursus yang pas. Jangan sampai memilih waktu dimana anak sedang mengantuk, lelah, atau lapar. Jadi pilihlah jam kursus saat anak betul-betul dalam kondisi bugar.
  • Perhatikan pula berapa lama kursus itu dilakukan, baiknya tidak terlalu lama karena kalau kelamaan akan membuat anak lelah. Untuk menambah perbendaharaan kosakata bahasa kedua anak, Mama Papa agar memfasilitasinya dengan segala sesuatu yang mendukung, seperti buku, tayangan teve kabel, CD atau video tutorial, lagulagu, hingga mendorongnya berlatih menulis (jika sudah bisa menulis) dengan bahasa luar negerinya itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *