Infrastruktur Gencar Permintaan Genset dan Alat Berat Meningkat

Pembangunan proyek-proyek in frastruktur yang kian gencar di In donesia akhir-akhir ini berdampak signifkan terhadap kebutuhan- – alat-alat pembuat jalan raya. Permintaan mesin-mesin baru terus meningkat untuk mengerjakan proyek-proyek jalan raya di berbagai daerah. Misalnya saja mesin genset. Umumnya lokasi proyek masih belum teraliri listrik , nah untuk memenuhi kebutuhan listrik digunakanlah mesin genset. Genset perkins banyak digunakan untuk keperluan dalam memenuhi kebutuhan listrik di proyek, Harga genset perkins pun meski cukup mahal namun kualitasnya sangat jempolan. Distributor genset Denpasar Bali menyediakan berbagai macam merk genset yang berkualitas dengan harga negotiable.

Kondisi bisnis tambang batubara yang mulai membaik belakangan ini juga akan berefek positif terhadap pasar mesin-mesin road construction machinery karena industri ini memerlukan peralatan ini untuk membangun akses ke lokasi-lokasi tambang. Kegairahan ini dirasakan oleh PT SAKAI ROAD MACHINERY INDONESIA. Penjualan mesin-mesin jenis Drum Roller dan Tire Roller merk SAKAI menunjukkan peningkatan yang signifkan. Sampai akhir 2016, perusahaan ini sudah berhasil menjual sekitar 300-an unit Drum Roller dan Tire Roller, sebagaimana diungkapkan Director PT SAKAI ROAD MACHINERY INDONESIA, Giri Kus Anggoro. “Sejak awal Maret 2016 PT SAKAI ROAD MACHINERY INDONESIA merasakan peningkatkan penjualan, karena awal Februari 2016, ada Inpres untuk mempercepat pembangunan tol lintas Sumatra.

jual genset Denpasar Bali

Sejak saat itu kelihatan sekali ada permintaan yang lumayan tinggi,” ungkapnya saat ditemui Majalah Equipment Indonesia di Kawasan EJIP Industrial Park, Cikarang, Rabu (30/11). Pria yang akrab disapa Giri ini menjelaskan, kalau dibanding dengan penjualan tahun sebelumnya pada periode yang sama, pencapaian tahun ini hingga tiga kali lipat. Ada beberapa faktor pendukung yang mendongkrak penjualan SAKAI di Indonesia akhir-akhir ini. Pertama, program pembangunan infrastruktur yang lagi gencar-gencarnya dilakukan pemerintahan Joko Widodo. Proyek-proyek pembangunan jalan baru tentu membutuhkan banyak alat konstruksi.

Pembangunan Infrastruktur Gencar Permintaan Genset dan Alat Berat Meningkat

Dan mesin-mesin yang diproduksi SAKAI memang khusus untuk pembukaan jalan-jalan baru. Kata Giri, kenaikan signifkan penjualan mesinmesin SAKAI berkat keikutsertaan perusahaan ini dalam tender-tender proyek jalan tol. Kedua, harga batu bara yang terus merambat naik sejak pertengahan tahun 2016 menjadi salah satu faktor yang ikut menopang naiknya penjualan SAKAI di Indonensia.

Namun, dia memberi catatan bahwa tidak semua model buatan SAKAI laris manis di pasar saat ini. Pabrikan ini memiliki product lines yang beragam, seperti TS 205, SV 525 dan SV 625, yang memang dibuat khusus untuk pasar domestik. Sedangkan tipe-tipe lain yang juga tersedia di Indonesia diimpor langsung dari Jepang. “Pada dasarnya kami memproduksi dua jenis saja, dan yang menjadi produk andalan kami sekarang ini adalah SV 525, dengan range tonase 10-13 ton,” urai Giri.

Dia memperkirakan penjualan pada tahun ini sekitar 300-an unit. Penjualan SAKAI SV 525 pernah memecahkan rekor tertinggi sebanyak 550 unit pada tahun 2011 untuk pasar dalam negeri. Kalau digabung dengan pasar ekspor, jumlahnya bisa sampai 1000-an unit setahun. Tipe SV 525 sangat diminati di Asia Tenggara karena alat ini digunakan untuk pemadatan proyek-proyek jalan baru baik di daerah perkotaan maupun pedalaman, termasuk di daerah-daerah terpencil yang offroad, seperti pengerjaan jalan akses menuju area perkebunan dan pertambangan. “Mesin compactor SV 525 digunakan untuk pemadatan awal. Itu sebabnya mesin ini paling banyak dibutuhkan untuk pembuatan jalan baru,” ia menjelaskan.

Ketika ditanya mengapa brand SAKAI paling diminati pasar Indonesia, menurut Giri, alasan yang paling mendasar adalah karena brand SAKAI sudah lama mengabdi di Indonesia. “SAKAI sudah sangat familiar di telinga customer-customer di tanah air. Jadi, customer mengetahui betul kualitas produk yang dikeluarkan SAKAI. Itu sebabnya tipe SV 525 begitu popular.”

Selain itu, ia melanjutkan, SV525 adalah mesin yang simple, mudah dalam pengoperasian dan perawatannya dan suku cadangnya mudah diperoleh. “Operatoroperator kita, kalau diberi alat yang canggih-canggih, mereka tidak mau. Diberi engine Tier 3, Tier 4, pada teriak. Makanya SAKAI masih pakai engine Tier 2,” dia menjelaskan alasannya. Giri menegaskan, intinya bagi operatoroperator kita, yang penting mesinnya masih bisa jalan.

Mereka lebih melihat ke arah fungsi. “Di Indonesia saya lihat begitu. Makanya orang-orang selalu mencari second-nya SAKAI,” tukasnya. Ia mengatakan, mesin TS 205 adalah tipe yang sudah lama sekali, dan bahkan modelnya sangat jadul. Tetapi karena permintaannya di pasar Asia Tenggara masih sangat tinggi, makanya SAKAI menghidupkannya kembali.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *